
Derai airmata tak kuasa,,
Tak terbendung,,,
Tak terkira,,
Membalut kesedihan yg sangat pilu,,,
Sadarku tak berdya,,
Sadarku tak kuasa..
Sadarku tak tentu arah.
Aku bagaikan Rerimbun yang kekeringan,,
Yang haus akan air yang turun dari langit,,
Membasahi setiap langkahku,,
Dengan kesabaran dan doa..
Disaat mata ku terpejam..
Terasa jauh di atas angan,,
Akan kah ini ujian,,
Ataukah Murka Tuhan,,
Ataukah ini akan lebih baik.
Ataukah kerikil tajam menghujam..
Semu kan ku pasrahkan kepada-Mu Tuhan,,
Usahaku adalah ketentuan-Mu..
Airmata ku adalah bukti kemurahan-Mu,,
Harapan diatas harapan..
Pinta ku ijabalah di tiap doa ku,,
Karena aku begitu rapuh Tanpa-Mu Tuhan,,
Hiasilah diriku dengan takwa,,
Perindahlah diriku dengan kasih sayang,,
Wahai Tuhan ku,,,,
Permudahkanlah langkahku,,
Disetiap Usaha dan doaku,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar