Jumat, 16 Maret 2012

hidup ku


Aku bukanlah orang kaya yang bisa punya segalanya.
juga bukan orang yang bisa tuk merasakan kebahagiaan.
aku bersyukur dengan kehidupan ku.

Aku terlahir dari keluarga sederhana..
Pahit, manis kehidupan,,
Hampir semua telah kurasakan.
Dari makan Nasi dengan garam sampai makanan lezat di resto...

Memang sih..
Terkadang perasaan iri muncul tiba-tiba.
saat melihat orang-orang yang terlahir dari orang kaya, terhormat dan berwibawah.
Namun perasaan itu hanya sesaat...
Dan hanya menjadi motivasi diri untuk lebih semangat...

Setiap masa ku lalui hidup ku...
Dengan senang maupu duka,,,
Ku lalui hidupku apa adanya,,,
Walau terkadang saat ku menoleh kebelakang,,
Ternyata yang ku lalui hanyalah sia-sia..

Inilah hidupku,,,
Inilah aku,,,
Manusia kecil yang menikmati hidup,,
Tapi semua itu bukan hal yang musthil bagiku.
Karena aku bukan siapa-siapa..

Hidupku berawal dari harapan..
Harapan yang mungkin bagi sebagian orang adalah celaan...
Aku tak hiraukan sejauh mana orang menilai hidup ku ini...
karena hidupku adalah takdir ku..
Ku coba melawan dengan usaha,,,
Menerima resiko yang tak pernah dapat terfikirkan,,,

Aku mengerti mungkin hidup ku tak berarti,,
Dan aku mengira ini adalah deritaku,,,
Kemana Langkah ini tertuju,,,
Disanalah tempatku terpojokan,,
Aku tak pernah menyesali keadaan...
Karena inilah hidupku,,,
Aku tak pernah mengingkari keadaan,,
Karena inilah hidupku..
Baik, buruk, senang, sedih, susah kan ku terima dengan ke ikhlasan hati,,
Karena mungkin inilah hidupku,,,

Rabu, 22 Februari 2012

Pasrah


Derai airmata tak kuasa,,
Tak terbendung,,,
Tak terkira,,
Membalut kesedihan yg sangat pilu,,,
Sadarku tak berdya,,
Sadarku tak kuasa..
Sadarku tak tentu arah.

Aku bagaikan Rerimbun yang kekeringan,,
Yang haus akan air yang turun dari langit,,
Membasahi setiap langkahku,,
Dengan kesabaran dan doa..

Disaat mata ku terpejam..
Terasa jauh di atas angan,,
Akan kah ini ujian,,
Ataukah Murka Tuhan,,
Ataukah ini akan lebih baik.
Ataukah kerikil tajam menghujam..

Semu kan ku pasrahkan kepada-Mu Tuhan,,
Usahaku adalah ketentuan-Mu..
Airmata ku adalah bukti kemurahan-Mu,,
Harapan diatas harapan..
Pinta ku ijabalah di tiap doa ku,,
Karena aku begitu rapuh Tanpa-Mu Tuhan,,

Hiasilah diriku dengan takwa,,
Perindahlah diriku dengan kasih sayang,,
Wahai Tuhan ku,,,,
Permudahkanlah langkahku,,
Disetiap Usaha dan doaku,,

Minggu, 12 Februari 2012



Trace the life that flows ...
Fill the niche of the heart with tenderness ..
Touching the soul cradles the heart ...

Fragrant smell of flowers ...
Thread angle perfume heart ...
This longing surging ..
In the charm attendant greets ...

I do not want to lie in heaven ...
I want to tell him ...
That all this longing ..
Which I gave to a beautiful smile this morning ...

The depth of the sea is not a measure to make love
Ah love black and white where your heart out.
Why do not you ask yourself who is wrong,
Failed the first beginning of a holy love.

God gave the rainbow in every storm,
a smile on every tear,
a blessing in each trial,
beautiful song in every breath
and answers every prayer

Yang mengalir menelusuri jiwa…
Mengisi relung hati dengan kelembutan..
Menyentuh buaian sukma hati…

Semerbak harum bunga…
Mengharumi untaian sudut hati…
Bergemericik kerinduan ini..
Pada pesona yg hadir menyapa…

Ku tak ingin berdusta pada surga…
Ku ingin sampaikan padanya…
Bahwa segenap kerinduan ini..
Kuberikan pada sebuah senyum yg indah pagi ini…

Dalamnya laut bukanlah ukuran untuk bercinta
Hitam putihnya cinta manalah tahu isi hatimu.
Coba kau tanya pada diri sendiri siapa yang salah,
Gagal yang dulu awal dari sebuah cinta yang suci.

Allah memberi pelangi di setiap badai,
senyum di setiap airmata,
berkah di setiap cobaan,
lagu indah di setiap tarikan nafas
dan jawaban di setiap doa


Perahu itu..
Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan

Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata

Dan….
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian

Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang

Aku tenggelam
Perahuku karam
Dilautan Cintamu..
Seakan pelan menitik tangis.
Betapa aku menyayangimu

Rindu


Diantara kesendirian ku,,
Diantara lelah ku,,
Wajahmu selalu tergambar dalam mataku
Walau ku pejam sampai letih mataku,,
Namun semakin jelas tergambar dalam kesendirianku,,

Ku tatap langit,
Ku cumbui senja dan bisikan malam,,
Tentang sebuah harapan,,
Dan jalan yang teramat panjang,,

Sejuta tanya ku ucap,,
Pada rumput yang menghijau,,
Pada sang rembulan yang bersianar tentang dirimu,,
Mungkinkah apa yang kurasakan kau Rasakan juga,,,
Ataukah hanya ilusi yang tak bertepi,,
Langkah pun berderap dalam ke bimbangan tentangmu,,
Mengapa ada batas waktu,,
mengapa ada jarak yang memisahkan,,
Terasa berat kupikul perasaan ini,,
Hingga aku tak kuasa dan terlena,,
Dalam rindu yang menggebu-gebu,,

Dari jauh aku ingin titipkan sebuah kata Rindu,,
Walau hanya angan kian tak pasti,,
Agar kau pun tenggelam,,
Hanyutttt,,
Dalam kerinduan akan hadirku..

Karena sungguh aku merindukan,,
Kehadiranmu disisiku,,,

Hilang


Hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah

cinta,,,
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,

cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,

cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai…