Selasa, 06 Desember 2011

I'll keep going,,
No matter Raga is tired,,
No matter the soul is aching
No matter This heart sick,
For the sake of a sincere affection,


Beautiful in time,
May God give grace,,
To be strong in each obstacle imaginable,
Diseraya exams in the world,
My modest-spoken.


Written express my sump wrenching.
With a sincere sense of love & affection who increasingly attached.
Although this heart felt heavy.
Hoping for a miracle ..
Between the world and the hereafter.


I will still wait and wait.
Dilarut flows down to thee lovely heart.
Only a fragment of hope & prayer to the divine.
I just want you back.
See who I was tired
Waiting for a definite reply sincerity.
Pensive loneliness was always within the liver.
It feels like my end.
But no power of feeling in the heart.
so sincere sense of love & affection I tell you who has gone away.
Whether you will realize ...
With what has happened,,,,

I was a black heart reply
that resides behind a white heart.
I like Raflesia are not fragrant roses behind the scent,
I'm just a white paper, which is filled with ink scribbles.
But the heart of this intense affection.
Heart that brings sincerity. heart will fall a sincere affection.
until the numbness.
asked if there was a genuine feeling for me.
And for the beauty of an affection and love.

More to think this arrangement sincere,,
More beautiful & resonate beyond its own pulse.
now even if I used & gray,,,
Not that I was unable to learn the wisdom of people who become extraordinary.
Not my hugger does not mean I'm begging or who has not yet come when it's time to understand and be sensitive to something that is felt.
Let the World, Sky & Ocean who became the dowry.
And my heart into the conducting material.
I will never allow for just regular.
But it would be a very special & a thousand-fold,,,
Only one option for me for a sincerity,,
But all seemed to vanish,,
beautiful because just at first,,
Or is it just a scratch piece of heartrending story,,
Or simply not addressable clouds sailing in the sky,,
Will the dim boundaries so completed written sincerity.
Who need a sense of sincerity ikhlasan so strong.
Up beautifully in time ..

Selasa, 29 November 2011

Aku akan terus melangkah,,
Tak perduli Raga ini LeLah,,
Tak perduli jiwa ini perih
Tak perduli Hati ini sakit,
Demi suatu ketulusan kasih sayang,


Yang indah pd saatnya,
Semoga Tuhan memberi RahmatNya,,
Agar kuat ditiap Rintangan yg ada,
Diseraya ujian didunia,
Bertutur kata Ku bersahaja.


Ditulisku tersurat bah menyayat.
Dengan tulusnya Rasa cinta & sayang yg kian melekat.
Walau terasa hati ini pekat.
Berharap akan suatu mukjizat..
Antara dunia dan akhirat.


Aku masih akan tetap menunggu dan menunggu.
Dilarut mengalir hingga ke engkau tambatan hati.
Hanya sepenggal Harapan & doa kepada illahi.
Aku hanya ingin engkau kembali.
Lihat Lah aku yg tertahti.
Menunggu sebuah ketulusan yg pasti.
Termenung selalu dlm kesepian hati.
ingin Rasanya ku mengakhiri.
Tapi tak kuasa rasa di hati.
begitu tulus rasa cinta & sayang ku pd dirimu yg telah pergi.
Akan kah engkau menyadari...
Dengan apa yg telah terjadi,,,,

Rasa ini Lebih kepada aransemen yg tulus,,
Lebih indah & menggema sekedar denyut nadiku sendiri.
Bilapun kini aku biasa & abu-abu,,,
bukan berarti aku tak kuasa untuk belajar kearifan menjadi orang yg luar biasa.
Bukan ku dgn diam tak berarti aku mengibah atau waktu yg belum tiba saatnya untuk memahami dan peka akan sesuatu yg dirasa..
Biarkan Dunia, Langit & Lautan yg menjadi mahar.
Dan menjadi bahan hantaranhatiku.
Yang tak akan pernah aku biarkan untuk sekedar biasa.
Tapi akan menjadi sangat & seribu kali lipatistimewa,,,
Hanya untuk satu pilihan ku untuk satu ketulusan,,
Tapi semua seakan sirna,,
karna indah hanya pada awalnya,,
Ataukah ini hanya guratan sepenggal cerita yg menyayat hati,,
Ataukah hanya awan berlayar dilangit tak beralamat,,
Akankah batas Remang ketulusan begitu rampung dituliskan.
Butuh Rasa ketulus ikhlasan yg begitu kuat.
Hingga indah pada saatnya...

Minggu, 07 Agustus 2011


Diantara keindahan Mu, aLam begitu Sempurna,
Di pertemuan buLan Mu,
Bulan ini begitu sempurna,,
Titik iman, goresan Noda,Lantunan Nada,menyebut nama Mu ALLAHUAKBAR,
ketika Tangisan menyentuh sanubari,,,
Ketika itu pula Hambah meneteskan air mata,,,
Dosa begitu banyak,,,
Menyertai perjalanan hidup Hamba yg nista ini,,,

Ketika keimanan hamba begitu Rapuh..
Hambah Mohon kuatkan Iman, jiwa raga ini,,,,,
Ampunan Mu begitu hamba Dambakan,,
Bulan Ramadhan Penuh Rahmat, barokah serta Ampunan Mu,,
Hambah ingin semua berakhir dengan suka cita tangisan bahagia disaat hari kemengan nanti,,,,
karna teLah meneteskan goresan Luka dan air mata dengan asma Mu yaa ALLAH,, terLahir fitri sampai datangnya sinar keimanan yang Hakiki,,,